Pemkab Bengkulu Tengah Fasilitasi Dialog Penggunaan Lahan Pemakaman Nasrani di Desa Harapan, Pembahasan Akan Dilanjutkan

Media Pemkab Benteng
10 Juni 2026
18:51 WIB

Bengkulu Tengah, MC Benteng - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menggelar rapat pembahasan terkait penggunaan lahan pemakaman Nasrani di Desa Harapan, Kecamatan Pondok Kelapa. Rapat berlangsung dalam suasana kondusif dan penuh semangat musyawarah guna mencari solusi terbaik yang dapat diterima oleh seluruh pihak yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati (RRB). Rabu (10/6/2026)

Rapat dipimpin oleh Ketua Presidium, Wasik Salik, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Ayatul Mukhtadin, S.H., serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Nurul Iwan Setiawan, S.Sos., M.Si.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan Kantor Kementerian Agama, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, pengurus Gereja Nasrani, serta tokoh masyarakat Desa Harapan.

Dalam rapat tersebut, berbagai pandangan, masukan, dan aspirasi dari seluruh pihak disampaikan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan langkah yang tepat terkait penggunaan lahan pemakaman dimaksud. 

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berperan sebagai fasilitator untuk menjembatani komunikasi dan mendorong tercapainya kesepahaman bersama.

Meski berlangsung secara konstruktif, rapat tersebut belum menghasilkan keputusan final yang dapat disepakati oleh seluruh pihak. Oleh karena itu, pembahasan akan kembali dilanjutkan pada pertemuan berikutnya guna memperoleh solusi yang komprehensif, adil, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berharap seluruh pihak dapat terus mengedepankan dialog, menjaga kondusivitas, serta mengutamakan semangat kebersamaan dalam mencari jalan keluar terbaik demi menjaga kerukunan dan keharmonisan masyarakat di Desa Harapan.

"Melalui musyawarah dan komunikasi yang baik, diharapkan dapat ditemukan solusi yang tepat dan mengakomodasi kepentingan semua pihak, sehingga tercipta suasana yang harmonis dan saling menghormati di tengah masyarakat," demikian harapan yang mengemuka dalam rapat tersebut.
(MC / NY)

Komentar

20